MEDIU : pengalaman kuliah sistem elearning di kampus virtual islam pertama di dunia
By irul on Aug 1, 2008 in MEDIU
Dengan sangat jujur saya akui bahwa saya adalah salah satu dari seratusan orang yang sangat beruntung karena diterima sebagai mahasiswa angkatan pertama di Al Madinah Internasional University (MEDIU), www.mediu.edu.my . MEDIU ini memiliki beberapa cabang, salah satunya dan yang ane ikuti adalah yang di Jogjakarta. Lokasinya di Jalna Kusumanegara, bagi warga jogja pecinta binatang pasti akan tahu posisi MEDIU ini, karena bersebelahan langsung dengan kebon binatang gembira loka..
Video Kampus MEDIU Jogja. Pemandangan masih asri, apalagi bersebelahan dengan kebon binatang
Mediu adalah kampus islam yang menerapkan elearning sebagai metode pembelajarannya. Untuk berbagi pengalaman saya selama satu semester menjalani sistem elearning, saya akan menjelaskan sistem elearning di MEDIU. Ada beberapa kegiatan penting dalam menjalani aktivitas kuliah di MEDIU, yaitu:
1. E-CONSULTATION
E-CONSULTATION adalah kegiatan kuliah utama MEDIU yang dilakukan lewat internet. Kegiatan ini dilakukan setiap satu jam sehari dari senin-jumat pada jam-jam yang sudah dipilih masing-masing mahasiswanya. Jadwal e-consultation bisa dipilih dengan fleksibel, disesuaikan dengan kegiatan masing-masing mahasiswa. Seperti saya, karena masih disibukkan dengan jadwal kuliah di UI, maka saya memiliih jadwal e-consultation sore hingga malam. Dosen-dosen kami rata-rata berasal dari negeri seberang, malaysia. Oleh karena itu, kuliah dilakukan secara online, dengan memanfaatkan layanan dari www.dimdim.com, sebuah situs layanan web meeting, kami mendengarkan dan melakukan kegiatan perkuliahan layaknya kuliah di dalam kelas. Kita bisa mendengarkan dan melihat dosen dangan bantuan webcam dan earphone. Selama satu jam diisi oleh penjelasan materi kuliah berdasarkan buku ajar digital dalam format pdf. Biasanya di akhir kuliah, ada sesi tanya jawab. Para mahasiswa bisa bertanya kepada dosen baik dengan berbicara langsung melalui mikrofon, atau menulisnya seperti layanan chatting. Pada e-consultation inilah kami memiliki kesempatan untuk bertanya sebanyak-banyaknya materi kuliah yang sulit dimengerti. Seru banget kan!! oh iya, bahasa yang digunakan adalah bahasa arab

Gambar Diambil dari www.mediujogja.wordpress.com dengan modifikasi
2. ALIM
ALIM, Advanced Learning Interactive System, www.alim.mediu.edu.my adalah situs utama yang menurut saya merupakan jantung dari sistem elarning MEDIU yang diterapkan. Kalau dilihat-lihat, ALIM ini menggunakan CMS elearning yang mirip dengan CMS moodle. Setiap mahasiswa diwajibkan membuka ALIM sesering mungkin, karena selain ada materi kuliah yang wajib dibaca, semua tugas yang berkaitan dengan kuliah diberikan melalui ALIM. Begitupun dengan jawabannya, harus dikirim melalui ALIM. Situs ALIM ini juga memungkinkan para dosen dan sesama mahasiswa untuk berinterkasi satu sama lain dan bertanya, berdiskusi, atau sekedar menyebarkan informasi penting. Di situs ini juga biasnya kuis mingguan dilaksanakan. Hasilnya pun bisa langsung dilihat. Biasanya setiap kuis diberi waktu 2-5 menit untuk menjawabnya dari pertama kali dibuka. Lewat dari waktu yang ditentukan, kuis akan tertutup sendiri dan hasilnya bisa langsung dilihat. Pada ALIM ini juga ada semacam daftar nilai (rapor) dari tugas dan kuis yang sudah dilaksanakan. Benar- benar pengalaman belajar yang menyenangkan dan menuntut kemandirian dan kejujuran dari para mahasiswanya. Lagi-lagi bahasa yang digunakan adalah bahasa arab

Gambar Screenshot ALIM yang WAJIB diakses secara rutin oleh mahasiswa MEDIU
3. E-FORUM
E-FORUM adalah forum sebagaimana forum online pada umumnya yang telah terintegrasi di dalam ALIM dimana tujuannya adalah mendiskusikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan mata kuliah. Biasanya dosen akan memulai suatu topik, lalu setiap mahasiswa wajib menyampaikan opininya terkait dengan topik yang didiskusikan. Di sinilah kami bisa berbagi ilmu dan pikiran satu sama lain. Sama seperti yang lalu, bahasa wajibnya adalah bahasa arab.
4. Kelas Tutor
kelas tutor adalah kelas tatap muka yang wajib dihadiri. Satu mata kuliah memilki waktu tutorail dua jam seminggu. Pemilihan kelas juga sangat fleksibel. Saya pribadi, memilih hari sabtu dan minggu untuk menghadiri kelas tutorial di kampus MEDIU Yogyakarta. Dosen untuk kelas tutorial rata-rata adalah para lulusan Indonesia dari Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia. Bisa dikatakan bahwa tutorial ini adalah asistensi dari kuliah utama. Kurang apa lagi? Setelah dosen utama adalah para sarjana bergelar doktor, asisten dosennya bergelas LC? Keren!!! Meskipun tutornya dari Indonesia, bahasa yang digunakan adalah bahasa arab.. duh, bisa mabok bahasa arab niy
5. Mailing List
Maling list dijadikan tempat bagi para mahasiswa untuk menerima informasi penting dari MEDIU pusat, informasi tugas-tugas, juga sebagai media diskusi, tukar pikiran, serta saran-saran kepada pihak MEDIU.
dari pengalaman satu semester ini, berasa banget manfaatnya dan gaya belajarnya yang khas dan unik. para mahasiswanya dituntut untukmenjadi”sahabat internet”. emang bener2 pas sama slogan MEDIU,kampus islam virtual pertama. pendapat pribadi ane tentang MEDIU dan elearning yang diterapkan:
1.Metode elearning MEDIU ini sangat membantu bagi orang yang memiliki niat yang kuat untuk mempelajari sesuatu,namun memilki keterbatasan waktu seperti saya..thanks to mediu..
2. Meski elearning,ternyata ketakutan akan materi dan ilmu yang disampaikan tidakdapat diserap tidak terbukti..justru dengan metode terintegrasi dengan berbagai tugas, materi,dan quiz ditambah lagi tutorial, tidak ada waktu untuk tidakfokus. Alhamdulillah, materi yang terserap lumayan banyak. kalaupun kurang,kesalahan bukan pada sistemnya,tapi emang dasar otak saya yang pas-pasan
3. Bagaimanapun,sesuai dengan pendapat saya pada artikel sebelumnya, kelas tatap muka memang mutlak diperlukan meski hanya seminggu sekali.ini penting untuk kontrol.
Yang jelas.. saya cukup bangga menjadi suatu bagian dari sebuah kesempatan langka. Belajar islam dengan sistem full elearning.. ini baru namanya memadukan dunia dengan akhirat..menggunakan teknologi komputer untuk mempelajari agama.. keren!!! dan ternyata,sistem ini sangat mudah untuk diterapkan. Dari sinilah saya yakin dan optimis bahwa sistem elearning tidak diragukan lagi kualitas materi atatupun tingkat pemahaman mahasiswanya. boleh deh ayo tanya saya tentang materi-materi kuliahnya :). kalau gak bisa, sekali lagi itu karena keterbatasan otak saya :). Masalah bisa kah elearning ini diterapkan di Indonesia? siapkah para SDM nya? tanpa maksud merendahkan teman mahasiswa MEDIU,tetapi jujur saja, dari yang saya amati, kebanyakan mahasiswa MEDIU adalah lulusan pesantren atua ma’had yang perlu digaris bawahi banyak dari mereka yang belum mengenal internet dan tidak pernah bersentuhan dengan internet sebelumnya.
Video Suasana di Lab Komputer MEDIU. Mahasiswa sedang sibuk mengakses ALIM
tetapi ketika sistem ini diterapkan,meski terjadi kendala di awal, sekarang justru mereka orang-orang yang sudah sangat terbiasa dengan internet bahkan kini sudah banyak yang memiliki blog! jadi, kendala sumber daya yang ditakutkan belum siap untuk menerima sistem elearning saya kira terbantahkan dengan bukti nyata ini. MEDIU bisa dijadikan contoh penerapan elearning yang baik. bagaimana institusi pendidikan formal lain?? ada yang berani mengikuti jejak MEDIU? masa kalah sama anak pesantren!!!
semangat!!!
*info mediu dalam bahasa indonesia bisa dilihat pada www.mediujogja.wordpress.com
INFO HOT!! MEDIU BUKA PENDAFTARAN LAGI SAMPAI TGL 30 AGUSTUS!!! JUGA DIBUKA UNTUK AKHOWAT!!! SILAHKAN LIHAT BLOG DI ATAS! buruan daftar!!!
“khairul umam”




wah…subhanallah.. ternyata sudah sebegini hebatnya.. ternyata sudah tidak sesulit dulu untuk menuntut ilmu (terlebih ilmu agama). Sangat tertarik dengan sistem e learning yg diterapkan. dan dengan sistem ini banyak juga ya kelebihannya…seperti irul jadi tahu lgsung nilainya, bisa ngobrol lgsung sama dosennya(kayak video conference ya?), ada kuisnya juga.. dah kayak kuliah beneran. fasilitas2 yang disediakan juga cuku lengka ya..(tapi rada rumit sih pake bahasa arab
)hehe… coba universitas ane kayak gini juga,, ga ush dateng ke kampus tuh (hihi…)
Ok, goodluck bljr di mediunya ye..jgn lua bagi2 ilmunya lagi lewat web ini…sgt bermanfaat!
ummu.alfatah | Aug 1, 2008 | Reply
good…! smuanya serba mudah skrg..gk perlu jauh2 ke madinah lagi ya pak? kan bs e-learning
smg bs bagi2 ilmunya pak…
Afra Afifah | Aug 1, 2008 | Reply
Wah menarik nih. Tapi orang umum (kaya ane gini) boleh ngikut ga ya? Ada syarat minimumnya gak? Misal harus hafalan quran sekian juz, mahir bahasa arab (ane bisa bahasa arab dikit, pasaran lagi hi..hi), usia de el el. Kalo ada bocoran lagi, kasi tau ye.! Syukron. Keep tholabul ilmi.
Zawawi
Zawawi | Aug 1, 2008 | Reply
hehe.. ane juga orang umum kalie.. yo syaratnya cm bahasa arab aja koq.. info lgkpnya bs dilihat di blog itu.. yg jelas.. sistem kuliah emang bner2 elearning bgt deh.. lama-lama pesertanya bia jadi cicek warnet niy.. hihi..
irul | Aug 3, 2008 | Reply
Subhanallaah…

Bersyukur pisan ya dapat memperoleh kesempatan langka spt Ustadz…
.
Apakah ada kajian menyeluruh ihwal islamisasi metode belajar spt ini? Mengingat dlm tradisi keilmuan Islam, “tatap muka” itu katanya begitu dipentingkan…
.
Ada brp orang dari Indonesia, Ustadz? Apakah memakai sistem beasiswa..?
.
Jzklh.
namain | Aug 3, 2008 | Reply
alhamdulillaah, fasilitas sudah banyak mendukung bagi kita untuk belajar islam..
arief | Aug 3, 2008 | Reply
to namain: yg pertama ane bkn ustadz, cm thalibul ilmi aja lah..
wallahu a’lam.. yg jelas, dlm periwayatan hadits sprt imam muslim hanya mensyaratkan mu’ashirah (semasa) tanpa harus ada tatap muka.. kecuali imam bukhari yg mensyaratkan keduanya..
lagipula, sistem mediu ini memungkinkan bertatap muka meski lewat internet, sudah begitu setiap minggu ada tatap muka langsung dengan asaisten dosen. jd ane pikir ini tdk masalah.. wallahu a’lam..
di cabang jogja ada 100-an mahasiswa.. denger2 ada juga cabang baru di makassar.. iya, stiap mahasiswa diberi $200 per semester.. Alhamdulillah..
irul | Aug 4, 2008 | Reply
Subhanallah..ini baru yang namanya keren…menggabungkan ilmu dunia untuk meraih ilmu akhirat..
wah…bahasa pengantarnya bahasa arab ya?? kalau masih standard taunya bagaimana donk? udah standard, dikit lagi..
Apa sebelumnya ada pengajaran untuk teknis e-learning ini?
sukses buat MEDIU dan para mahasiswanya..semoga jejaknya bisa diikuti oleh yang lainnya ya..
niken | Aug 4, 2008 | Reply
iya bhs pngantarnya bhs arab..asal nahwu n sharafnya dah lumyana, insya Allah bisa koq.. ane aja yg cupu gini nahwu sharafnya bisa ngikutin..
iya, stlh diterima, ada training sngkat panduan teknis elearning ini..
yo.. majulah terus pendidikan indonesia!! (smangat2 mo 17 agustusan, hihi..)
irul | Aug 4, 2008 | Reply
untuk kawan2 yg dekat jkt,,,insya Allah MEDIU akan buka learn center di Jakarta
budi marta | Aug 4, 2008 | Reply
Mo nanya nih, agak privasi dikit boleh ya
?
). Kasi tau dong “bocorannya”. Jangan marah ya.
Eh comment number ‘asyrotun siapa ya? *tes bahasa arab*
*hadiah gelas cantik hub warung terdekat*
Saya “curiga” nih ama Irul, masa kuliah di UI bs pnya kmampuan bahasa Arabiyah yang bisa tembus ke MEDIU, sih? Mesti ada “apa-apanya” (mangsudnya prnh kursus, privat, dauroh dll. Atau keturunan arab kali ye?
A_Zawawi | Aug 5, 2008 | Reply
to Budi: yg namanya budi ini temen kuliah ane di MEDIU loh.. dia MC nya radio assunnah cirebon… keren kan.. hehe..
iya bud, cuma blum jelas kapan dibangun di jakartanya..
to A_Zawawi: jd pnasaran ente siapa? jangan2 tmn MEDIU jg lagi
ya, dulu waktu masih remaja (hih kayak skrg udah tua..), mksdnya pernah blajar nahwu dari kelas 1 SMP di kampung ane sampe.. sampe skrg c msh bljr… pernah juga ikut dauraoh bahasa arab slm 1 bln masing2 di cilacap dan kediri.. habis ane suka berpetualang c
irul | Aug 5, 2008 | Reply
ada perubahan lagi, pendaftaran diperpanjang sampe 30 agustus dan nerima akhwat juga.
tolong sebarin infonya ya…
agus | Aug 6, 2008 | Reply
Assalamualaikum, ngobrol2 neh. K iul tuh guru nahwu ana lho, hehe (smoga Allah membalas semua ilmu yg ente berikan pada ana ^^). K irul, ana pgn daftar jg dunk, tp takut soalnya susah, besok klaz arab bikinin soal yg kayak tes masuk MEDIU bs g…plizzz
adityahadi | Aug 6, 2008 | Reply
to akh agus: akh agus ini pengurus mediu jogja..
terima kasih atas infonya, ane dah update tuh..
to adit: baroallahu fiik.. semoga bermanfaat.. nanti ane jelasin sdkt deh ttg soal2 tes MEDIU.. ayo ikutan.. biar ane punya temen dr jakarta
irul | Aug 6, 2008 | Reply
iya siapa lagi mahasiswa ui yg mo ngikuti jejak irul….., kami tunggu di mediu…
adi wira | Aug 6, 2008 | Reply
makin canggih aja….
coba bisa kuliah kayak githu tiap hari, jadi bisa konsultasi sama dosennya tanpa malu-malu bertanya atau gak pede bertanya…..kan tinggal ketik aja atau tanya lewat microphone…..
dan bisa diskusi sama temen2 tanpa malu-malu ketemu dan juga buat yang jaraknya jauh……..
cocok ney buat yang gawe setiap hari yang hanya punya waktu luang malem….
mudah-mudahan metode kayak gini terus berkembangbisa diterapin disemua kampus di Indonesia…
amri kiswara | Aug 18, 2008 | Reply
Akh Irul, ana mo nanya, antum bilang :”Jadwal e-consultation bisa dipilih dengan fleksibel, disesuaikan dengan kegiatan masing-masing mahasiswa. Seperti saya, karena masih disibukkan dengan jadwal kuliah di UI, maka saya memiliih jadwal e-consultation sore hingga malam”
antum masih kuliah di UI sambil kuliah di MEDIU jg? gmn caranya? di MEDIU bisa kuliah ngga full-time yah?
soal uang saku, apa setiap mahasiswa yg diterima pasti mendapatkan uang saku?
Abu Khayrah | Aug 19, 2008 | Reply
wah ini jadi ujian bagi kita2 yang sering ngomong tanpa ilmu. apa yang akan kita katakan nanti dihadapan Allah ketika kita ditanya kenapa dengan semakin mudahnya ilmu itu didapatkan justru kita semakin enggan untuk mendapatkan setetes kesejukan darinya. oh iya bang ane mau tanya… bisa ga orang luar mediu mengakses pepustakaannya secara online???! and caranya gimana??? terus terang ane pingin banget dapet banyak referensi. kalo beli yang asli kan mahal.
asykuruka ‘ala husnil ijabah
aoron | Aug 19, 2008 | Reply
assalamu’alaikum syeikh. bisa minta tolong. carikan ceramah keislaman yang berbahasa inggris. ane kuliyah di FKIP bahasa Inggris di solo. pengen lebih mendalami islam sekaligus pengembangan bahasa inggris lewat ndengerin ceramah. selama ini yang ada cuman materi-materi yang sifatnya sekuler banget, ya … antum tau ndiri lah, sumber dari bahasa inggris itu dari mana….
thanx for your help. may allah bless you in all your time
aoron | Aug 19, 2008 | Reply
kalo ada yang mau kuliah islam dg metode elearning pake bahasa inggris, bisa ikutan gratis di:
http://www.islamiconlineuniversity.com
cuma ga dpt gelar.
kl selesai dapat sertifikat elektronik alias di prin sendiri.
agus | Aug 23, 2008 | Reply
Assalamu’alaikum..
kebetulan sekali ana bisa tanya langsung sama mahasiswa mediu, ana punya beberapa pertanyaan yaitu:
1. Apakah antum mengikuti kegiatan belajar secara e-learning di Yogya atau di depok? Mengingat antum juga kuliah di UI.
2. Jika harus ke Yogya kemungkinan besar ana tdk bisa karena ana sudah menikah dan Yogya itu jauh dari tempat tinggal ana, apakah mungkin ana mengkuti kuliah online di rumah?
3. kendala-kendala apa saja yang akan ana hadapi jika ana online di rumah ?
4. Beasiswa apakah mencakup keseluruhan biaya pendidikan ?
5. Yang 400 ribu itu untuk biaya tes MAPT dan pendaftaran kursus B Arab saja atau sudah termasuk pendaftaran untuk program S-1?
6. Bagi yang belum bisa B Arab kan harus ikut kursus B Arab dulu, dimana penyelenggaraan kursusnya?
Ada titipan pertanyaan dari teman ana:
1. Dimanakah tempat kursus B Arab dan perkuliahan untuk akhwat ? Apakah di lokasi yang sama dengan ikhwan?
2. Apakah tersedia asrama untuk mahasiswi?
‘afwan ya pertanyaannya banyak banget,
jazak Allah khair akhi atas perhatian & jawabannya
Wa Assalamu’alaikum
Noor | Aug 23, 2008 | Reply
wa’alaikumsalam.. huehehehhe.. panjang amat bang! ok deh singkat aja.. jwbn:
1. dan 2. sbgmn ane jelasin di atas, ada yg bisa diikuti dr mana saja ada jg yg wajib di jogja.. kabaarnya mulai semester ini wajib ke jogja hanya 4 kali saja per semester.. slbhnya online dr mana aje dah..
3. namanya internet, kendalanya ya koneksi.. klo lemot, suara syaikhnya keputus2 atau bahkan login aja gak bs
4. ya, beasiswa termasuk biaya pendidikan plus uang tunai $200/ smester sbg mukafaah
5. stau ane itu dah smuanya..
6. wah klo ini ane gak tau akhy di daerah ente adanya dmn.. tanya aja ke ikhwan2 di dareah ente. harap digaris bawahi kemampuan bhs arab merupakan syarat mutlak utk bljr di mediu karen bhs arab adalah bahasa utama..
untuk pertanyaan titipan ane gak bisa jwb silahkan tanya ke mas agus itu tuh yg ksh komentar no. 22.. beliau adalah pengurus MEDIU..
smg jwbnnya ckp jelas.. lbh jlasnya harap dikonfirm ke panitianya, tkt ane slh..
jaahid!
irul | Aug 23, 2008 | Reply
Assalamu’alaikum…
Syukran jiddan atas jawabannya, ana ini akhwat lho.. kok dipanggil abang? nama ana baina ikhwan wa akhwat ya.. ?
ada pertanyaan lagi mudah2an tdk bosan.
1. Mengenai sumber rujukan belajar apakah seluruhnya hanya bisa diakses lewat internet atau apakah perpustakaan di mediu jogja menyediakan buku-buku atau sumber rujukan yang lain?
2. Apakah mungkin mahasiswa/i 100% mengikuti perkuliahan hanya via i-net saja dan sama sekali tidak mengikuti perkuliahan di jogja? Apakah ketidakhadiran kuliah di jogja dianggap sebagai absen dan mempengaruhi nilai ?
Itu aja deh akh..
sekali lagi syukran jiddan..
Wassalamu’alaikum
Noor | Aug 25, 2008 | Reply
wa’alaikumsalam..
iya.. nuur.. kadang ada yg ikhwan, kadang ada yang akhowat…
1. iya, smuanya berformat digital
2. mungkin bisa.. yg pntg syarat minimum kehadirannya terpenuhi.. yg jelas itu merupakan bagian dr absen..
cukup gak tuh?
irul | Aug 25, 2008 | Reply
Assalamualaikum.
Barakallahu fiikum.
Ana dari Jember, dah nikah, pengin ikut MEDIU nih, tapi kayaknya dah ditutup ya pendaftaraannya?
MAsih ada kesempatan ndaftar ga?
Ato bulan apa biasanya pendaftaran dibuka?
Jazakumullahu khairan.
Wassalamualaikum.
Arifin | Aug 31, 2008 | Reply
Oh ya afwan, ada yang ketinggalan. Adakah batasan umur untuk bisa mengikuti MEDIU?
Syukron
Arifin | Aug 31, 2008 | Reply
Imam muslim juga mensyaratkan liqa cuman tidak seketat imam muslim, secara singkat beliau mensyaratkan imkaanul liqo (kemungkinan ketemu). nah bedanya, kalau Imam Bukhari mensyaratkan tsubutul liqo (kepastian bertemu).
wallahu a’lam
dob_dob | Oct 18, 2008 | Reply
Semoga para lulusannya akan menjadi para ustad yang mumpuni baik dibidang agama maupun teknologi.
Muhamad Ali | Dec 20, 2008 | Reply
bissmillah .ana mahasiswa mediu agkatan ke2 ( baru masuk ) dan sejak dimediu inilah ana baru kenal internet (kasian, yah..!)kasih tau donk caranya supaya bisa ikut e-consultasion tiap hari?? kok yang ana tau , adanya tutorial tiap 2 minggu sekali?? sama E-forum , gimana cara masuknya ??kasih tau yahh…biar ana bisa blajar lebih maksimal. sama mau nanya nih, dirisalah ada yang ngajak ana gabung di hi5, tau gak maksudnya apa ??ada manfa’atnya gak,kalo kita oke kan. syukkrooooon jiddan kalo antum mau jawab pertanyaan ana. (afwan kepanjangan ) jazakallohu khoiran
anitasusi | Dec 25, 2008 | Reply
MashaAllah, saya juga ingin sekali mengikuti Mediu, namun saya tak bisa bahasa Arab.
Semoga Allah memudahkan
zahrah | Mar 30, 2009 | Reply
akhi….ana mo tanya…biaya untuk kuliah di mediu berapa?makasih sebelumnya
adi | Apr 7, 2009 | Reply
assalamu’alaikum,
salam semua buat saudaraku yg ada di jogya???
ane kenalkan diri ane yach……
Alhamdulillah, ane termasuk angkatan pertama mediu jg tapi bukan di jogya lho….
tapi ane di makassar.Alhamdulillah, skarang ane uda smester 3 di mediu end ndk lama lg final.
Tolong do’akan yah smga dapat nilai IP yg tinggi!!! Amin…
Adiningrat | Jun 5, 2009 | Reply
assalamu’alaikum, alhamdulillah, ternyata banyak yang antusias untuk belajar di MEDIU, ana harap mediu masih melanjutkan progran S-1 di Indonesia, amin.
ana juga sangat appreciate atas jasa mas umam untuk membantu mengiklankan perkuliahan di MEDIU. hal ini sangat memberi semangat para mahasiswa yg sudah mendapatkan ksempatan belajar di MEDIU.
ana juga berusaha memberikan bantuan kepada mahasiswa MEDIU supaya dapat menempuh pendidikan dengan lancar.
karena semua bahan perkuliahan di mediu berupa soft copy alias hanya bisa diakses dg komputer maka ana berinisiatif membuat/mencetak buku mediu. buku tersebut asli dari CD tiap2 mata kuliah yang dipelajari tiap2 mahasiswa. alhamdulillah sebagian besar mahasiswa MEDIU LC jogja tenyata memang sangat membutuhkan, begitu juga mahasiswa dari LC singapura… oleh karena itu, saya smakin bersemangat untuk memperbaiki kualitas buku dan pelayanan kepada mahasiswa..
kepada mahasiswa mediu yang tertarik untuk memilikinya (dari LC Jogja maupun Makasar) silahkan hubungi ana di makindografika@gmail.com atau di no hp: 085228734444 dan 085729184444
trims mas umam, numpang iklan
akmalul khuluk | Jun 22, 2009 | Reply
buku madah gratis? boleh..asal ana diundang di nikahan antum, py??:D
akmalul khuluk | Jun 23, 2009 | Reply
ana minta alamat email anak MEDIU makasar dunk, punya?? yg namanya adiningrat itu loh..tlg kirim ke no hp ana, 085729184444
akmalul khuluk | Jun 27, 2009 | Reply
Saya di jogja, tapi belum terlalu bisa bahasa arab.
kalo yang kursus bhs arab 2 tahun itu gimana?
dalam waktu dekat ini ada pendaftaran lagi kah?
zahratun | Oct 27, 2009 | Reply
ass, akhi berapa harganya!
ana | Nov 18, 2009 | Reply